Friday, December 19, 2014

Bertemu bos india




Siang tadi, dapat kunjungan dari Mr. Prasant, vice president of vfs Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, berbagai hal dikoreksi beliau.  Detail2 kantor diperhatikan dan diberi masukan.  Mungkin memang begini jika perusahan jasa.  Bagaimanapun, kenyamanan kantor dan konsumen adalah no 1.  Alhamdulillah beliau orang yang ramah dan baik.  Segala keluhan dicatat dalam sebuah note yang khusus dia bawa. 



Nb: Jadi ingat Mani mareen,  Bos india yang seringkali memakai bedak beras di dahinya.
Apa kabarnya sekarang yaa? hahhahahaha
 

Tuesday, December 16, 2014

Last day in Riau Tv




Beberapa hari yang lalu menulis status di facebook yang bunyinya begini:

"Desember 2005 - Desember 2014, Today is last day in Riau TV. Terima kasih untuk semua ilmu, kesempatan, pengalaman, keceriaan dan segala yang pernah diberikan. Semoga Riau Tv semakin maju dan berkembang."

Yaaa..semua pada bertanya-tanya, kenapa aku resign dari rtv. bukankah enak kerja di media yang sekian lama telah mengajarkan banyak hal baru bagi kehidupan ku hingga saat sekarang.

Tak mudah memang untuk menyesuaikan segala sesuatu yang baru dan meninggalkan hal-hal telah lama dilakukan serta menjadi kebiasaan.  Biasanya setiap pagi mengejar siaran live detak Riau pagi, hingga tak sempat sarapan di rumah dan terpaksa membangunkan si kecil untuk juga harus ikut bersiap-siap diantar ke rumah neneknya.  Biasanya sibuk kesana-sini sepanjang hari, mengerjakan sesuatu untuk menghindari jika kebosanan datang.
 
Biasanya begini, biasanya begitu, biasanya seperti ini, biasanya seperti itu...
Uhh terlalu banyak kata biasanya yang susah untuk dilupakan. 
Rasa sedih ada, tapi rasa optimis harus tetap ada.  Toh, berubah untuk yang lebih baik gak ada salahnya. 
Kesempatan tidak datang dua kali.
Mungkin untuk sekarang, hal ini yang terbaik bagi ku dan kehidupan ku selanjutnya. 
Apapun pekerjaan, dimanapun kita bekerja harus ada niat yang baik, lurus dan ikhlas. 
Mudah-mudahan nanti apapun yang dihasilkan dapat maksimal dan berkah dari Allah SWT. 
 
Saat ini, walaupun belum maksimal bekerja, namun telah banyak hal baru yang didapat.  Bertemu banyak orang baru, temen baru, dan bos baru tentu saja.  Semoga kemudian akan banyak ilmu, pengalaman, dan hal baru dan berharga di kemudian harinya.  Aminn...
 
Di VFS Global, mulai dengan Bismillah....
 

Monday, December 15, 2014

Miss Bus dan Miss flight


 
Suatu hari di bulan November, aku menerima BBM dari afri, teman kantor yang tengah berlibur ke negara tetangga malaysia.  isi pesannya seperti ini:   
 
"kak.....afri ikut jejak kakak...., ketinggalan pesawat tadi hiks," tulisnya
 
Astagfirullah, jawab ku
kok bisa?," balasku
 
"Iya, padahal udah di bandara, tapi keenakan sarapan jadinya lupa," balasnya lagi.
 
Aku tertawa, trus aku sampaikan kepadanya, jangan sedih, ikhlas saja, ambil hikmahnya, karena ketinggalan pesawat bisa menambah waktu lagi untuk jalan-jalan walaupun kantong makin jebol dibuatnya.

Cerita ketinggalan pesawat/bus memang akrab dengan ku.  Sejak dulu, aku selalu dijuluki si ratu miss bus.  Dulu, saat bekerja dan tinggal di asrama, sering kali miss bus atau ketinggalan bus, Alhasil aku jadi sering naik taxi agar tidak terlambat untuk ke tempat kerja.

Miss the bus / miss the filight yang sering dikenal dengan miss bus dan miss flight punya cerita tersendiri dalam hidupku.

Suatu hari di tahun 2001, Aku bepergian sendirian dari kota penang menuju kuala lumpur menggunakan bus.  Ditengah perjalanan, entah di daerah mana, aku sudah lupa, bus tersebut berhenti di sebuah tempat peristirahatan, seluruh penumpang turun.  Seperti biasanya, aku turun untuk salat dan makan, namun saat sedang menikmati makanan, bus yang membawa ku ke tempat itu berangkat meninggalkan tempat itu.  Masih segar dalam ingatan betapa paniknya aku saat itu. karena selain dompet dan hp, seluruh barang-barang ku tinggalkan di dalam bus tersebut.  Dalam panik, aku melihat sebuah mobil sedan yang juga ingin meninggalkan tempat peristirahatan tersebut. 

Dengan sigap pula aku menghadang mobil tersebut dan berkata:

Help...!! Help.....!!

Begitu si bapak pengemudi membukakan kaca mobil langsung saja aku teriak,

Help me pak cik, Bas saye dah belepas, tolong kejarkan pak cik...please....!!!

Pengemudi tersebut masih bingung dan belum sempat menjawab, aku langsung saja membuka pintu mobilnya.  Dia yang saat itu tau aku lagi panic, tidak banyak tanya, langsung saja mengejar bus yang aku tunjuk tersebut. 

Begitu telah dekat dengan bus yang di maksud, si bapak pengemudi itu pun membunyikan klakson mobilnya dan mendahului bus tersebut.  Memberikan tanda agar bus tersebut berhenti.  Begitu bus berhenti aku pun langsung keluar dari mobil bapak tersebut dan langsung masuk ke dalam bus. 
Semua penumpang di dalam bus tertawa, aku sempat ngomel2 ke pengemudi bus tersebut sebelum kembali duduk di kursiku.

Bus itupun berjalan dan aku duduk di kursi sambil memandangi tas dan barang lainnya yang aku tinggalkan tadi di dalam bus.  Tiba-tiba alu teringat sesuatu,

Astagfirullah!!! aku lupa ucapkan terima kasih ke bapak pengemudi mobil sedan tersebut.  Karena terlalu antusias keluar dan masuk ke dalam bus tadi, ucapan terima kasihpun lupa ku ucapkan. 

Hingga saat ini, aku masih saja mengingat peristiwa tersebut.   Dalam hati, aku berkata:
Terima kasih pak, semoga Bapak  selalu diberi kemudahan dalam hidup. Aminnn...

Nb: Gambar diatas hanya  ilustrasi, diambil dari google :D
Cerita mengenai yg ketinggalan pesawat lain lagi, next time aku ceritakan lagi...heheheh